Surah ke-23 · 118 ayat · Makkiyah

Al-Mumenoon

سورة المؤمنون

The Believers

fa akhażat-humuṣ-ṣaiḥatu bil-ḥaqqi fa ja'alnāhum guṡā`ā, fa bu'dal lil-qaumiẓ-ẓālimīn

Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka seperti sampah yang dibawa banjir. Maka binasalah bagi orang-orang yang zalim.

ۗ

ṡumma ansya`nā mim ba'dihim qurụnan ākharīn

Kemudian setelah mereka Kami ciptakan umat-umat yang lain.

ۗ

mā tasbiqu min ummatin ajalahā wa mā yasta`khirụn

Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya, dan tidak pula menangguhkannya.

ṡumma arsalnā rusulanā tatrā, kullamā jā`a ummatar rasụluhā każżabụhu fa atba'nā ba'ḍahum ba'ḍaw wa ja'alnāhum aḥādīṡ, fa bu'dal liqaumil lā yu`minụn

Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain dalam kebinasaan. Dan Kami jadikan mereka bahan cerita bagi manusia. Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.

ەۙ

ṡumma arsalnā mụsā wa akhāhu hārụna bi`āyātinā wa sulṭānim mubīn

Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda kebesaran Kami, dan bukti yang nyata,

ۚ

ilā fir'auna wa malā`ihī fastakbarụ wa kānụ qauman 'ālīn

kepada Fir‘aun dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka angkuh dan mereka memang kaum yang sombong.

ۚ

fa qālū a nu`minu libasyaraini miṡlinā wa qaumuhumā lanā 'ābidụn

Maka mereka berkata, “Apakah pantas kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka Bani Israil adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?”

fa każżabụhumā fa kānụ minal-muhlakīn

Maka mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka termasuk orang yang dibinasakan.

wa laqad ātainā mụsal-kitāba la'allahum yahtadụn

Dan sungguh, telah Kami anugerahi kepada Musa Kitab Taurat, agar mereka Bani Israil mendapat petunjuk.

wa ja'alnabna maryama wa ummahū āyataw wa āwaināhumā ilā rabwatin żāti qarāriw wa ma'īn

Dan telah Kami jadikan Isa putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata bagi kebesaran Kami, dan Kami melindungi mereka di sebuah dataran tinggi, tempat yang tenang, rindang dan banyak buah-buahan dengan mata air yang mengalir.

ۗ

yā ayyuhar-rusulu kulụ minaṭ-ṭayyibāti wa'malụ ṣāliḥā, innī bimā ta'malụna 'alīm

Allah berfirman, “Wahai para rasul! Makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

wa inna hāżihī ummatukum ummataw wāḥidataw wa ana rabbukum fattaqụn

Dan sungguh, agama tauhid inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.”

fa taqaṭṭa'ū amrahum bainahum zuburā, kullu ḥizbim bimā ladaihim fariḥụn

Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan agamanya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka masing-masing.

fa żar-hum fī gamratihim ḥattā ḥīn

Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.

ۙ

a yaḥsabụna annamā numidduhum bihī mim māliw wa banīn

Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu berarti bahwa,

nusāri'u lahum fil-khairāt, bal lā yasy'urụn

Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? Tidak, tetapi mereka tidak menyadarinya.

ۙ

innallażīna hum min khasy-yati rabbihim musyfiqụn

Sungguh, orang-orang yang karena takut azab Tuhannya, mereka sangat berhati-hati,

ۙ

wallażīna hum bi`āyāti rabbihim yu`minụn

Dan mereka yang beriman dengan tanda-tanda kekuasaan Tuhannya,

ۙ

wallażīna hum birabbihim lā yusyrikụn

dan mereka yang tidak mempersekutukan Tuhannya,

ۙ

wallażīna yu`tụna mā ātaw wa qulụbuhum wajilatun annahum ilā rabbihim rāji'ụn

Dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan sedekah dengan hati penuh rasa takut karena mereka tahu bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,

← Surah sebelumnya Surah 22
Surah selanjutnya → Surah 24