fa akhażat-humuṣ-ṣaiḥatu bil-ḥaqqi fa ja'alnāhum guṡā`ā, fa bu'dal lil-qaumiẓ-ẓālimīn
Lalu mereka benar-benar dimusnahkan oleh suara yang mengguntur, dan Kami jadikan mereka seperti sampah yang dibawa banjir. Maka binasalah bagi orang-orang yang zalim.
ṡumma arsalnā rusulanā tatrā, kullamā jā`a ummatar rasụluhā każżabụhu fa atba'nā ba'ḍahum ba'ḍaw wa ja'alnāhum aḥādīṡ, fa bu'dal liqaumil lā yu`minụn
Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain dalam kebinasaan. Dan Kami jadikan mereka bahan cerita bagi manusia. Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.
fa qālū a nu`minu libasyaraini miṡlinā wa qaumuhumā lanā 'ābidụn
Maka mereka berkata, “Apakah pantas kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka Bani Israil adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita?”
wa ja'alnabna maryama wa ummahū āyataw wa āwaināhumā ilā rabwatin żāti qarāriw wa ma'īn
Dan telah Kami jadikan Isa putra Maryam bersama ibunya sebagai suatu bukti yang nyata bagi kebesaran Kami, dan Kami melindungi mereka di sebuah dataran tinggi, tempat yang tenang, rindang dan banyak buah-buahan dengan mata air yang mengalir.
Allah berfirman, “Wahai para rasul! Makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
fa taqaṭṭa'ū amrahum bainahum zuburā, kullu ḥizbim bimā ladaihim fariḥụn
Kemudian mereka terpecah belah dalam urusan agamanya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka masing-masing.
Dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan sedekah dengan hati penuh rasa takut karena mereka tahu bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya,