Surah ke-23 · 118 ayat · Makkiyah

Al-Mumenoon

سورة المؤمنون

The Believers

ۙ

wa inna lakum fil-an'āmi la'ibrah, nusqīkum mimmā fī buṭụnihā wa lakum fīhā manāfi'u kaṡīratuw wa min-hā ta`kulụn

Dan sesungguhnya pada hewan-hewan ternak terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan padanya juga terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan,

wa 'alaihā wa 'alal-fulki tuḥmalụn

Di atasnya hewan-hewan ternak dan di atas kapal-kapal kamu diangkut.

wa laqad arsalnā nụḥan ilā qaumihī fa qāla yā qaumi'budullāha mā lakum min ilāhin gairuh, a fa lā tattaqụn

Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, karena tidak ada tuhan yang berhak disembah bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?”

ۚ

fa qālal-mala`ullażīna kafarụ ming qaumihī mā hāżā illā basyarum miṡlukum yurīdu ay yatafaḍḍala 'alaikum, walau syā`allāhu la`anzala malā`ikatam mā sami'nā bihāżā fī ābā`inal-awwalīn

Maka berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya, “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang ingin menjadi orang yang lebih mulia daripada kamu. Dan seandainya Allah menghendaki, tentu Dia mengutus malaikat. Belum pernah kami mendengar seruan yang seperti ini pada masa nenek moyang kami dahulu.

in huwa illā rajulum bihī jinnatun fa tarabbaṣụ bihī ḥattā ḥīn

Dia hanyalah seorang laki-laki yang gila, maka tunggulah sabarlah terhadapnya sampai waktu yang ditentukan.”

qāla rabbinṣurnī bimā każżabụn

Dia Nuh berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku.”

fa auḥainā ilaihi aniṣna'il-fulka bi`a'yuninā wa waḥyinā fa iżā jā`a amrunā wa fārat-tannụru fasluk fīhā ming kullin zaujainiṡnaini wa ahlaka illā man sabaqa 'alaihil-qaulu min-hum, wa lā tukhāṭibnī fillażīna ẓalamụ, innahum mugraqụn

Lalu Kami wahyukan kepadanya, “Buatlah kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami datang dan tanur dapur telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam kapal itu sepasang-sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan akan ditimpa siksaan di antara mereka. Dan janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim, sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

fa iżastawaita anta wa mam ma'aka 'alal-fulki fa qulil-ḥamdu lillāhillażī najjānā minal-qaumiẓ-ẓālimīn

Dan apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, maka ucapkanlah, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim.”

wa qur rabbi anzilnī munzalam mubārakaw wa anta khairul-munzilīn

Dan berdoalah, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.”

inna fī żālika la`āyātiw wa ing kunnā lamubtalīn

Sungguh, pada kejadian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah; dan sesungguhnya Kami benar-benar menimpakan siksaan kepada kaum Nuh itu.

ۚ

ṡumma ansya`nā mim ba'dihim qarnan ākharīn

Kemudian setelah mereka, Kami ciptakan umat yang lain kaum ‘Ad.

fa arsalnā fīhim rasụlam min-hum ani'budullāha mā lakum min ilāhin gairuh, a fa lā tattaqụn

Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri yang berkata, “Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan yang berhak disembah bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?”

wa qālal-mala`u ming qaumihillażīna kafarụ wa każżabụ biliqā`il-ākhirati wa atrafnāhum fil-ḥayātid-dun-yā mā hāżā illā basyarum miṡlukum ya`kulu mimmā ta`kulụna min-hu wa yasyrabu mimmā tasyrabụn

Dan berkatalah para pemuka orang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan apa yang kamu makan, dan dia minum apa yang kamu minum.”

ۙ

wa la`in aṭa'tum basyaram miṡlakum innakum iżal lakhāsirụn

Dan sungguh, jika kamu menaati manusia seperti kamu, niscaya kamu pasti rugi.

ۖ

a ya'idukum annakum iżā mittum wa kuntum turābaw wa 'iẓāman annakum mukhrajụn

Adakah dia menjanjikan kepada kamu, bahwa apabila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan dari kuburmu?

۞ ۖ

haihāta haihāta limā tụ'adụn

Jauh! Jauh sekali dari kebenaran apa yang diancamkan kepada kamu,

ۖ

in hiya illā ḥayātunad-dun-yā namụtu wa naḥyā wa mā naḥnu bimab'ụṡīn

Kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, di sanalah kita mati dan hidup dan tidak akan dibangkitkan lagi,

in huwa illā rajuluniftarā 'alallāhi każibaw wa mā naḥnu lahụ bimu`minīn

Dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan mempercayainya.

qāla rabbinṣurnī bimā każżabụn

Dia Hud berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku.”

ۚ

qāla 'ammā qalīlil layuṣbiḥunna nādimīn

Dia Allah berfirman, “Tidak lama lagi mereka pasti akan menyesal.”

← Surah sebelumnya Surah 22
Surah selanjutnya → Surah 24