fa iżā nufikha fiṣ-ṣụri fa lā ansāba bainahum yauma`iżiw wa lā yatasā`alụn
Apabila sangkakala ditiup maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu hari Kiamat, dan tidak pula mereka saling bertanya.
Surah ke-23 · 118 ayat · Makkiyah
سورة المؤمنون
The Believers
fa iżā nufikha fiṣ-ṣụri fa lā ansāba bainahum yauma`iżiw wa lā yatasā`alụn
Apabila sangkakala ditiup maka tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka pada hari itu hari Kiamat, dan tidak pula mereka saling bertanya.
fa man ṡaqulat mawāzīnuhụ fa ulā`ika humul-mufliḥụn
Barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
ۚ
wa man khaffat mawāzīnuhụ fa ulā`ikallażīna khasirū anfusahum fī jahannama khālidụn
Dan barang siapa ringan timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam
talfaḥu wujụhahumun-nāru wa hum fīhā kāliḥụn
Wajah mereka dibakar api neraka, dan mereka di neraka dalam keadaan muram dengan bibir yang cacat.
a lam takun āyātī tutlā 'alaikum fa kuntum bihā tukażżibụn
Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu selalu mendustakannya?
qālụ rabbanā galabat 'alainā syiqwatunā wa kunnā qauman ḍāllīn
Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat.
rabbanā akhrijnā min-hā fa in 'udnā fa innā ẓālimụn
Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya kembalikanlah kami ke dunia, jika kami masih juga kembali kepada kekafiran, sungguh, kami adalah orang-orang yang zalim.”
qālakhsa`ụ fīhā wa lā tukallimụn
Dia Allah berfirman, “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.”
ۚ
innahụ kāna farīqum min 'ibādī yaqụlụna rabbanā āmannā fagfir lanā war-ḥamnā wa anta khairur-rāḥimīn
Sesungguhnya ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, Engkau adalah pemberi rahmat yang terbaik.”
fattakhażtumụhum sikhriyyan ḥattā ansaukum żikrī wa kuntum min-hum taḍ-ḥakụn
Lalu kamu jadikan mereka buah ejekan, sehingga kamu lupa mengingat Aku, dan kamu selalu menertawakan mereka,
innī jazaituhumul-yauma bimā ṣabarū annahum humul-fā`izụn
sesungguhnya pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan.
qāla kam labiṡtum fil-arḍi 'adada sinīn
Dia Allah berfirman, “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”
qālụ labiṡnā yauman au ba'ḍa yaumin fas`alil-'āddīn
Mereka menjawab, “Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung.”
qāla il labiṡtum illā qalīlal lau annakum kuntum ta'lamụn
Dia Allah berfirman, “Kamu tinggal di bumi hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui.”
a fa ḥasibtum annamā khalaqnākum 'abaṡaw wa annakum ilainā lā turja'ụn
Maka apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu main-main tanpa ada maksud dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
fa ta'ālallāhul-malikul-ḥaqq, lā ilāha illā huw, rabbul-'arsyil-karīm
Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia, Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang mulia.
wa may yad'u ma'allāhi ilāhan ākhara lā bur-hāna lahụ bihī fa innamā ḥisābuhụ 'inda rabbih, innahụ lā yufliḥul-kāfirụn
Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.
wa qur rabbigfir war-ḥam wa anta khairur-rāḥimīn
Dan katakanlah Muhammad, “Ya Tuhanku, berilah ampunan dan berilah rahmat, Engkaulah pemberi rahmat yang terbaik.”