ۚ
iż qāla lahum akhụhum lụṭun alā tattaqụn
ketika saudara mereka Lut berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”
Surah ke-26 · 227 ayat · Makkiyah
سورة الشعراء
The Poets
ۚ
iż qāla lahum akhụhum lụṭun alā tattaqụn
ketika saudara mereka Lut berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”
ۙ
innī lakum rasụlun amīn
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan yang diutus kepadamu,
ۚ
fattaqullāha wa aṭī'ụn
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
ۗ
wa mā as`alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illā 'alā rabbil-'ālamīn
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
ۙ
a ta`tụnaż-żukrāna minal-'ālamīn
Mengapa kamu mendatangi jenis laki-laki di antara manusia berbuat homoseks,
wa tażarụna mā khalaqa lakum rabbukum min azwājikum, bal antum qaumun 'ādụn
Dan kamu tinggalkan perempuan yang diciptakan Tuhan untuk menjadi istri-istri kamu? Kamu memang orang-orang yang melampaui batas.”
qālụ la`il lam tantahi yā lụṭu latakụnanna minal-mukhrajīn
Mereka menjawab, “Wahai Lut! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir.”
ۗ
qāla innī li'amalikum minal-qālīn
Dia Lut berkata, “Aku sungguh benci kepada perbuatanmu.”
rabbi najjinī wa ahlī mimmā ya'malụn
Lut berdoa, “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari akibat perbuatan yang mereka kerjakan.”
ۙ
fa najjaināhu wa ahlahū ajma'īn
Lalu Kami selamatkan dia bersama keluarganya semua,
ۚ
illā 'ajụzan fil-gābirīn
Kecuali seorang perempuan tua istrinya, yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
ۚ
ṡumma dammarnal-ākharīn
Kemudian Kami binasakan yang lain.
wa amṭarnā 'alaihim maṭarā, fa sā`a maṭarul-munżarīn
Dan Kami hujani mereka dengan hujan batu, maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
inna fī żālika la`āyah, wa mā kāna akṡaruhum mu`minīn
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda kekuasaan Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
wa inna rabbaka lahuwal-'azīzur-raḥīm
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
ۖ
każżaba aṣ-ḥābul-aikatil-mursalīn
Penduduk Aikah telah mendustakan para rasul;
ۚ
iż qāla lahum syu'aibun alā tattaqụn
ketika Syuaib berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
ۙ
innī lakum rasụlun amīn
Sungguh, aku adalah rasul kepercayaan yang diutus kepadamu,
ۚ
fattaqullāha wa aṭī'ụn
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
ۗ
wa mā as`alukum 'alaihi min ajrin in ajriya illā 'alā rabbil-'ālamīn
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.