inna fī żālika la`āyah, wa mā kāna akṡaruhum mu`minīn
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kekuasaan Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Surah ke-26 · 227 ayat · Makkiyah
سورة الشعراء
The Poets
inna fī żālika la`āyah, wa mā kāna akṡaruhum mu`minīn
Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kekuasaan Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
wa inna rabbaka lahuwal-'azīzur-raḥīm
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
ۖ
każżabat 'ādunil-mursalīn
Kaum ‘Ad telah mendustakan para rasul.
ۚ
iż qāla lahum akhụhum hụdun alā tattaqụn
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
ۙ
innī lakum rasụlun amīn
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan yang diutus kepadamu,
ۚ
fattaqullāha wa aṭī'ụn
karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
ۗ
wa mā as`alukum 'alaihi min ajr, in ajriya illā 'alā rabbil-'ālamīn
Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu; imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
ۙ
a tabnụna bikulli rī'in āyatan ta'baṡụn
Apakah kamu mendirikan istana-istana pada setiap tanah yang tinggi untuk kemegahan tanpa ditempati,
wa tattakhiżụna maṣāni'a la'allakum takhludụn
dan kamu membuat benteng-benteng dengan harapan kamu hidup kekal?
wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu lakukan secara kejam dan bengis.
fattaqullāha wa aṭī'ụn
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku,
ۚ
wattaqullażī amaddakum bimā ta'lamụn
dan tetaplah kamu bertakwa kepada-Nya yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
amaddakum bi`an'āmiw wa banīn
Dia Allah telah menganugerahkan kepadamu hewan ternak dan anak-anak,
wa jannātiw wa 'uyụn
dan kebun-kebun, dan mata air,
ۗ
innī akhāfu 'alaikum 'ażāba yaumin 'aẓīm
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar.”
ۙ
qālụ sawā`un 'alainā a wa'aẓta am lam takum minal-wā'iẓīn
Mereka menjawab, “Sama saja bagi kami, apakah engkau memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,
ۙ
in hāżā illā khuluqul-awwalīn
Agama kami ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang-orang terdahulu,
ۚ
wa mā naḥnu bimu'ażżabīn
Dan kami sama sekali tidak akan diazab.”
fa każżabụhu fa ahlaknāhum, inna fī żālika la`āyah, wa mā kāna akṡaruhum mu`minīn
Maka mereka mendustakannya Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda kekuasaan Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
wa inna rabbaka lahuwal-'azīzur-raḥīm
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.