Surah ke-19 · 98 ayat · Makkiyah

Maryam

سورة مريم

Mary

jannāti 'adninillatī wa'adar-raḥmānu 'ibādahu bil-gaīb, innahu kāna wa'duhu ma`tiyyā

Yaitu surga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun surga itu tidak tampak. Sungguh, janji Allah itu pasti ditepati.

lā yasma'una fīhā lagwan illā salāmā, wa lahum rizquhum fīhā bukrataw wa 'asyiyyā

Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna, kecuali ucapan salam. Dan di dalamnya bagi mereka ada rezeki pagi dan petang.

tilkal-jannatullatī nuriṡu min 'ibādinā mang kāna taqiyyā

Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.

ۚ

wa mā natanazzalu illā bi`amri rabbik, lahu mā baina aidīnā wa mā khalfanā wa mā baina żālika wa mā kāna rabbuka nasiyyā

Dan tidaklah kami Jibril turun, kecuali atas perintah Tuhanmu. Milik-Nya segala yang ada di hadapan kita, yang ada di belakang kita, dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhanmu tidak lupa.

rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā fa'bud-hu waṣṭabir li'ibādatih, hal ta'lamu lahu samiyyā

Dialah Tuhan yang menguasai langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguhhatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya?

wa yaqulul-insānu a iżā mā mittu lasaufa ukhraju ḥayyā

Dan orang kafir berkata, “Betulkah apabila aku telah mati, kelak aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan hidup kembali?”

a wa lā yażkurul-insānu annā khalaqnāhu ming qablu wa lam yaku syai`ā

Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, padahal sebelumnya dia belum berwujud sama sekali?

fa wa rabbika lanaḥsyurannahum wasy-syayāṭīna ṡumma lanuḥḍirannahum ḥaula jahannama jiṡiyyā

Maka demi Tuhanmu, sungguh, pasti akan Kami kumpulkan mereka bersama setan, kemudian pasti akan Kami datangkan mereka ke sekeliling Jahanam dengan berlutut.

ۚ

ṡumma lananzi'anna ming kulli syī'atin ayyuhum asyaddu 'alar-raḥmāni 'itiyyā

Kemudian pasti akan Kami tarik dari setiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.

ṡumma lanaḥnu a'lamu billażīna hum aulā bihā ṣiliyyā

Selanjutnya Kami sungguh lebih mengetahui orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.

ۚ ۚ

wa im mingkum illā wāriduhā, kāna 'alā rabbika ḥatmam maqḍiyyā

Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya neraka. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan.

ṡumma nunajjillażīnattaqaw wa nażaruẓ-ẓālimīna fīhā jiṡiyyā

Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

wa iżā tutlā 'alaihim āyātunā bayyināting qālallażīna kafaru lillażīna āmanū ayyul-farīqaini khairum maqāmaw wa aḥsanu nadiyyā

Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas maksudnya, orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, “Manakah di antara kedua golongan yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuannya?”

wa kam ahlaknā qablahum ming qarnin hum aḥsanu aṡāṡaw wa ri`yā

Dan berapa banyak umat yang ingkar yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal mereka lebih bagus perkakas rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata.

ەۚ

qul mang kāna fiḍ-ḍalālati falyamdud lahur-raḥmānu maddā, ḥatta iżā ra`au mā yu'aduna immal-'ażāba wa immas-sā'ah, fa saya'lamuna man huwa syarrum makānaw wa aḍ'afu jundā

Katakanlah Muhammad, “Barangsiapa berada dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan Yang Maha Pengasih memperpanjang waktu baginya; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik azab maupun Kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah bala tentaranya.”

wa yazīdullāhullażīnahtadau hudā, wal-bāqiyātuṣ-ṣāliḥātu khairun 'inda rabbika ṡawābaw wa khairum maraddā

Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal kebajikan yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik kesudahannya.

ۗ

a fa ra`aitallażī kafara bi`āyātinā wa qāla la`utayanna mālaw wa waladā

Lalu apakah engkau telah melihat orang yang mengingkari ayat-ayat Kami dan dia mengatakan, “Pasti aku akan diberi harta dan anak.”

ۙ

aṭṭala'al-gaiba amittakhaża 'indar-raḥmāni 'ahdā

Adakah dia melihat yang gaib atau dia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pengasih?

ۙ

kallā, sanaktubu mā yaqulu wa namuddu lahu minal-'ażābi maddā

Sama sekali tidak! Kami akan menulis apa yang dia katakan, dan Kami akan memperpanjang azab untuknya secara sempurna,

wa nariṡuhu mā yaqulu wa ya`tīnā fardā

dan Kami akan mewarisi apa yang dia katakan itu, dan dia akan datang kepada Kami seorang diri.

← Surah sebelumnya Surah 18
Surah selanjutnya → Surah 20