ۙ
wattakhażu min dunillāhi ālihatal liyakunu lahum 'izzā
Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka.
Surah ke-19 · 98 ayat · Makkiyah
سورة مريم
Mary
ۙ
wattakhażu min dunillāhi ālihatal liyakunu lahum 'izzā
Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka.
kallā, sayakfuruna bi'ibādatihim wa yakununa 'alaihim ḍiddā
Sama sekali tidak! Kelak mereka sesembahan itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan akan menjadi musuh bagi mereka.
ۙ
a lam tara anna arsalnasy-syayāṭīna 'alal-kāfirīna ta`uzzuhum azzā
Tidakkah engkau melihat, bahwa sesungguhnya Kami telah mengutus setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk mendorong mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?
ۗ
fa lā ta'jal 'alaihim, innamā na'uddu lahum 'addā
Maka janganlah engkau Muhammad tergesa-gesa memintakan azab terhadap mereka, karena Kami menghitung dengan hitungan teliti datangnya hari siksaan untuk mereka.
yauma naḥsyurul-muttaqīna ilar-raḥmāni wafdā
Ingatlah pada hari ketika Kami mengumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada Allah Yang Maha Pengasih, bagaikan kafilah yang terhormat,
ۘ
wa nasuqul-mujrimīna ilā jahannama wirdā
dan Kami akan menggiring orang yang durhaka ke neraka Jahanam dalam keadaan dahaga.
ۘ
lā yamlikunasy-syafā'ata illā manittakhaża 'indar-raḥmāni 'ahdā
Mereka tidak berhak mendapat syafaat, pertolongan kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Allah Yang Maha Pengasih.
ۗ
wa qāluttakhażar-raḥmānu waladā
Dan mereka berkata, “Allah Yang Maha Pengasih mempunyai anak.”
ۙ
laqad ji`tum syai`an iddā
Sungguh, kamu telah membawa sesuatu yang sangat mungkar,
ۙ
takādus-samāwātu yatafaṭṭarna min-hu wa tansyaqqul-arḍu wa takhirrul-jibālu haddā
Hampir saja langit pecah, dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, karena ucapan itu,
ۚ
an da'au lir-raḥmāni waladā
Karena mereka menganggap Allah Yang Maha Pengasih mempunyai anak.
ۗ
wa mā yambagī lir-raḥmāni ay yattakhiża waladā
Dan tidak mungkin bagi Allah Yang Maha Pengasih mempunyai anak.
ۗ
ing kullu man fis-samāwāti wal-arḍi illa ātir-raḥmāni 'abdā
Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, melainkan akan datang kepada Allah Yang Maha Pengasih sebagai seorang hamba.
ۗ
laqad aḥṣāhum wa 'addahum 'addā
Dia Allah benar-benar telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.
wa kulluhum ātīhi yaumal-qiyāmati fardā
Dan setiap orang dari mereka akan datang kepada Allah sendiri-sendiri pada hari Kiamat.
innallażīna āmanu wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti sayaj'alu lahumur-raḥmānu wuddā
Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak Allah Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang dalam hati mereka.
fa innamā yassarnāhu bilisānika litubasysyira bihil-muttaqīna wa tunżira bihī qaumal luddā
Maka sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an itu dengan bahasamu Muhammad, agar dengan itu engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar engkau dapat memberi peringatan kepada kaum yang membangkang.
wa kam ahlaknā qablahum ming qarn, hal tuḥissu min-hum min aḥadin au tasma'u lahum rikzā
Dan berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka. Adakah engkau Muhammad melihat salah seorang dari mereka atau engkau mendengar bisikan mereka?