Surah ke-7 · 206 ayat · Makkiyah

Al-Araf

سورة الأعراف

The heights

tilkal-qurā naquṣṣu 'alaika min ambā`ihā, wa laqad jā`at-hum rusuluhum bil-bayyināt, fa mā kānụ liyu`minụ bimā każżabụ ming qabl, każālika yaṭba'ullāhu 'alā qulụbil-kāfirīn

Itulah negeri-negeri yang telah Kami binasakan itu, Kami ceritakan sebagian kisahnya kepadamu. Rasul-rasul mereka benar-benar telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Tetapi mereka tidak beriman juga kepada apa yang telah mereka dustakan sebelumnya. Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang kafir.

wa mā wajadnā li`akṡarihim min 'ahd, wa iw wajadnā akṡarahum lafāsiqīn

Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sebaliknya yang Kami dapati kebanyakan mereka adalah orang-orang yang benar-benar fasik.

ṡumma ba'aṡnā mim ba'dihim mụsā bi`āyātinā ilā fir'auna wa mala`ihī fa ẓalamụ bihā, fanẓur kaifa kāna 'āqibatul-mufsidīn

Setelah mereka, kemudian Kami utus Musa dengan membawa bukti-bukti Kami kepada Fir‘aun dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari bukti-bukti itu. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.

wa qāla mụsā yā fir'aunu innī rasụlum mir rabbil-'ālamīn

Dan Musa berkata, “Wahai Fir‘aun! Sungguh, aku adalah seorang utusan dari Tuhan seluruh alam,

ۗ

ḥaqīqun 'alā al lā aqụla 'alallāhi illal-ḥaqq, qad ji`tukum bibayyinatim mir rabbikum fa arsil ma'iya banī isrā`īl

Aku wajib mengatakan yang sebenarnya tentang Allah. Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil pergi bersamaku.”

qāla ing kunta ji`ta bi`āyatin fa`ti bihā ing kunta minaṣ-ṣādiqīn

Dia Fir‘aun menjawab, “Jika benar engkau membawa sesuatu bukti, maka tunjukkanlah, kalau kamu termasuk orang-orang yang benar.”

ۖ

fa alqā 'aṣāhu fa iżā hiya ṡu'bānum mubīn

Lalu Musa melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya.

wa naza'a yadahụ fa iżā hiya baiḍā`u lin-nāẓirīn

Dan dia mengeluarkan tangannya, tiba-tiba tangan itu menjadi putih bercahaya bagi orang-orang yang melihatnya.

qālal-mala`u ming qaumi fir'auna inna hāżā lasāḥirun 'alīm

Pemuka-pemuka kaum Fir‘aun berkata, “Orang ini benar-benar pesihir yang pandai,

ۚ

yurīdu ay yukhrijakum min arḍikum, fa māżā ta`murụn

Yang hendak mengusir kamu dari negerimu.” Fir‘aun berkata, “Maka apa saran kamu?”

qālū arjih wa akhāhu wa arsil fil-madā`ini ḥāsyirīn

Pemuka-pemuka itu menjawab, “Tahanlah untuk sementara dia dan saudaranya dan utuslah ke kota-kota beberapa orang untuk mengumpulkan para pesihir,

ya`tụka bikulli sāḥirin 'alīm

agar mereka membawa semua pesihir yang pandai kepadamu.”

wa jā`as-saḥaratu fir'auna qālū inna lanā la`ajran ing kunnā naḥnul-gālibīn

Dan para pesihir datang kepada Fir‘aun. Mereka berkata, “Apakah kami akan mendapat imbalan, jika kami menang?”

qāla na'am wa innakum laminal-muqarrabīn

Dia Fir‘aun menjawab, “Ya, bahkan kamu pasti termasuk orang-orang yang dekat kepadaku.”

qālụ yā mụsā immā an tulqiya wa immā an nakụna naḥnul-mulqīn

Mereka para pesihir berkata, “Wahai Musa! Engkaukah yang akan melemparkan lebih dahulu, atau kami yang melemparkan?”

qāla alqụ, fa lammā alqau saḥarū a'yunan-nāsi wastar-habụhum wa jā`ụ bisiḥrin 'aẓīm

Dia Musa menjawab, “Lemparkanlah lebih dahulu!” Maka setelah mereka melemparkan, mereka menyihir mata orang banyak dan menjadikan orang banyak itu takut, karena mereka memperlihatkan sihir yang hebat menakjubkan.

۞

wa auḥainā ilā mụsā an alqi 'aṣāk, fa iżā hiya talqafu mā ya`fikụn

Dan Kami wahyukan kepada Musa, “Lemparkanlah tongkatmu!” Maka tiba-tiba ia menelan habis segala kepalsuan mereka.

fa waqa'al-ḥaqqu wa baṭala mā kānụ ya'malụn

Maka terbuktilah kebenaran, dan segala yang mereka kerjakan jadi sia-sia.

fa gulibụ hunālika wangqalabụ ṣāgirīn

Maka mereka dikalahkan di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.

wa ulqiyas-saḥaratu sājidīn

Dan para pesihir itu serta merta menjatuhkan diri dengan bersujud.

← Surah sebelumnya Surah 6
Surah selanjutnya → Surah 8