Surah ke-43 · 89 ayat · Makkiyah

Az-Zukhruf

سورة الزخرف

Ornaments of Gold

fa immā naż-habanna bika fa innā min-hum muntaqimụn

Maka sungguh, sekiranya Kami mewafatkanmu sebelum engkau mencapai kemenangan, maka sesungguhnya Kami akan tetap memberikan azab kepada mereka di akhirat,

au nuriyannakallażī wa'adnāhum fa innā 'alaihim muqtadirụn

Atau Kami perlihatkan kepadamu azab yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Maka sungguh, Kami berkuasa atas mereka.

fastamsik billażī ụḥiya ilaīk, innaka 'alā ṣirāṭim mustaqīm

Maka berpegang teguhlah engkau kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sungguh, engkau berada di jalan yang lurus.

wa innahụ lażikrul laka wa liqaumik, wa saufa tus`alụn

Dan sungguh, Al-Qur'an itu benar-benar suatu peringatan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban.

ۖ

was`al man arsalnā ming qablika mir rusulinā a ja'alnā min dụnir-raḥmāni ālihatay yu'badụn

Dan tanyakanlah Muhammad kepada rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum engkau, “Apakah Kami menentukan tuhan-tuhan selain Allah Yang Maha Pengasih untuk disembah?”

wa laqad arsalnā mụsā bi`āyātinā ilā fir'auna wa mala`ihī fa qāla innī rasụlu rabbil-'ālamīn

Dan sungguh, Kami telah mengutus Musa dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami kepada Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka dia Musa berkata, “Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seluruh alam.”

fa lammā jā`ahum bi`āyātinā iżā hum min-hā yaḍ-ḥakụn

Maka ketika dia Musa datang kepada mereka membawa mukjizat-mukjizat Kami, seketika itu mereka menertawakannya.

wa mā nurīhim min āyatin illā hiya akbaru min ukhtihā, wa akhażnāhum bil-'ażābi la'allahum yarji'ụn

Dan tidaklah Kami perlihatkan suatu mukjizat kepada mereka kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat yang sebelumnya. Dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali ke jalan yang benar.

wa qālụ yā ayyuhas-sāḥirud'u lanā rabbaka bimā 'ahida 'indak, innanā lamuhtadụn

Dan mereka berkata, “Wahai pesihir! Berdoalah kepada Tuhanmu untuk melepaskan kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami jika doamu dikabulkan akan menjadi orang yang mendapat petunjuk.”

fa lammā kasyafnā 'an-humul-'ażāba iżā hum yangkuṡụn

Maka ketika Kami hilangkan azab itu dari mereka, seketika itu juga mereka ingkar janji.

wa nādā fir'aunu fī qaumihī qāla yā qaumi a laisa lī mulku miṣra wa hāżihil-an-hāru tajrī min taḥtī, a fa lā tubṣirụn

Dan Fir‘aun berseru kepada kaumnya seraya berkata, “Wahai kaumku! Bukankah kerajaan Mesir itu milikku dan bukankah sungai-sungai ini mengalir di bawahku; apakah kamu tidak melihat?

ەۙ

am ana khairum min hāżallażī huwa mahīnuw wa lā yakādu yubīn

Bukankah aku lebih baik dari orang Musa yang hina ini dan yang hampir tidak dapat menjelaskan perkataannya?

falau lā ulqiya 'alaihi aswiratum min żahabin au jā`a ma'ahul-malā`ikatu muqtarinīn

Maka mengapa dia Musa tidak dipakaikan gelang dari emas atau malaikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya?”

fastakhaffa qaumahụ fa aṭā'ụh, innahum kānụ qauman fāsiqīn

Maka Fir‘aun dengan perkataan itu telah mempengaruhi kaumnya, sehingga mereka patuh kepadanya. Sungguh, mereka adalah kaum yang fasik.

fa lammā āsafụnantaqamnā min-hum fa agraqnāhum ajma'īn

Maka ketika mereka membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya di laut,

fa ja'alnāhum salafaw wa maṡalal lil-ākhirīn

Maka Kami jadikan mereka sebagai kaum terdahulu dan pelajaran bagi orang-orang yang kemudian.

wa lammā ḍuribabnu maryama maṡalan iżā qaumuka min-hu yaṣiddụn

Dan ketika putra Maryam Isa dijadikan perumpamaan, tiba-tiba kaummu Suku Quraisy bersorak karenanya.

wa qālū a ālihatunā khairun am huw, mā ḍarabụhu laka illā jadalā, bal hum qaumun khaṣimụn

Dan mereka berkata, “Manakah yang lebih baik tuhan-tuhan kami atau dia Isa?” Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.

ۗ

in huwa illā 'abdun an'amnā 'alaihi wa ja'alnāhu maṡalal libanī isrā`īl

Dia Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan nikmat kenabian kepadanya dan Kami jadikan dia sebagai contoh pelajaran bagi Bani Israil.

walau nasyā`u laja'alnā mingkum malā`ikatan fil-arḍi yakhlufụn

Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya ada di antara kamu yang Kami jadikan malaikat-malaikat yang turun temurun sebagai pengganti kamu di bumi.

← Surah sebelumnya Surah 42
Surah selanjutnya → Surah 44