ۚ
fa lammā tarā`al-jam'āni qāla aṣ-ḥābu mụsā innā lamudrakụn
Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Kita benar-benar akan tersusul.”
Surah ke-26 · 227 ayat · Makkiyah
سورة الشعراء
The Poets
ۚ
fa lammā tarā`al-jam'āni qāla aṣ-ḥābu mụsā innā lamudrakụn
Maka ketika kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, “Kita benar-benar akan tersusul.”
qāla kallā, inna ma'iya rabbī sayahdīn
Dia Musa menjawab, “Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”
ۚ
fa auḥainā ilā mụsā aniḍrib bi'aṣākal-baḥr, fanfalaqa fa kāna kullu firqing kaṭ-ṭaudil-'aẓīm
Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.
ۚ
wa azlafnā ṡammal-ākharīn
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
ۚ
wa anjainā mụsā wa mam ma'ahū ajma'īn
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya.
ۗ
ṡumma agraqnal-ākharīn
Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.
inna fī żālika la`āyah, wa mā kāna akṡaruhum mu`minīn
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat suatu tanda kekuasaan Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
wa inna rabbaka lahuwal-'azīzur-raḥīm
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
ۘ
watlu 'alaihim naba`a ibrāhīm
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
iż qāla li`abīhi wa qaumihī mā ta'budụn
Ketika dia Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apakah yang kamu sembah?”
qālụ na'budu aṣnāman fa naẓallu lahā 'ākifīn
Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.”
ۙ
qāla hal yasma'ụnakum iż tad'ụn
Dia Ibrahim berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa kepadanya?
au yanfa'ụnakum au yaḍurrụn
Atau dapatkah mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?”
qālụ bal wajadnā ābā`anā każālika yaf'alụn
Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu.”
ۙ
qāla a fa ra`aitum mā kuntum ta'budụn
Dia Ibrahim berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah,
ۙ
antum wa ābā`ukumul-aqdamụn
kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu?
ۙ
fa innahum 'aduwwul lī illā rabbal-'ālamīn
Sesungguhnya mereka apa yang kamu sembah itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam,
ۙ
allażī khalaqanī fa huwa yahdīn
Yaitu Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,
ۙ
wallażī huwa yuṭ'imunī wa yasqīn
dan Yang memberi makan dan minum kepadaku;
ۙ
wa iżā mariḍtu fa huwa yasyfīn
dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,