Surah ke-17 · 111 ayat · Makkiyah

Al-Isra

سورة الإسراء

The night journey

wa iż qulnā lil-malā`ikatisjudụ li`ādama fa sajadū illā iblīs, qāla a asjudu liman khalaqta ṭīnā

Dan ingatlah, ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” lalu mereka sujud, kecuali Iblis. Ia Iblis berkata, “Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?”

qāla a ra`aitaka hāżallażī karramta 'alayya la`in akhkhartani ilā yaumil-qiyāmati la`aḥtanikanna żurriyyatahū illā qalīlā

Ia Iblis berkata, “Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari Kiamat, pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil.”

qālaż-hab fa man tabi'aka min-hum fa inna jahannama jazā`ukum jazā`am maufụrā

Dia Allah berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamlah balasanmu semua, sebagai pembalasan yang cukup.

wastafziz manistaṭa'ta min-hum biṣautika wa ajlib 'alaihim bikhailika wa rajilika wa syārik-hum fil-amwāli wal-aulādi wa 'id-hum, wa mā ya'iduhumusy-syaiṭānu illā gurụrā

Dan perdayakanlah siapa saja di antara mereka yang engkau Iblis sanggup dengan suaramu yang memukau, kerahkanlah pasukanmu terhadap mereka, yang berkuda dan yang berjalan kaki, dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak-anak lalu beri janjilah kepada mereka.” Padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.

inna 'ibādī laisa laka 'alaihim sulṭān, wa kafā birabbika wakīlā

“Sesungguhnya terhadap hamba-hamba-Ku, engkau Iblis tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga.”

rabbukumullażī yuzjī lakumul-fulka fil-baḥri litabtagụ min faḍlih, innahụ kāna bikum raḥīmā

Tuhanmulah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari karunia-Nya. Sungguh, Dia Maha Penyayang terhadapmu.

wa iżā massakumuḍ-ḍurru fil-baḥri ḍalla man tad'ụna illā iyyāh, fa lammā najjākum ilal-barri a'raḍtum, wa kānal-insānu kafụrā

Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilang semua yang bi-asa kamu seru, kecuali Dia. Tetapi ketika Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling dari-Nya. Dan manusia memang selalu ingkar tidak bersyukur.

ۙ

a fa amintum ay yakhsifa bikum jānibal-barri au yursila 'alaikum ḥāṣiban ṡumma lā tajidụ lakum wakīlā

Maka apakah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan membenamkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan angin keras yang membawa batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun,

am amintum ay yu'īdakum fīhi tāratan ukhrā fa yursila 'alaikum qāṣifam minar-rīḥi fa yugriqakum bimā kafartum ṡumma lā tajidụ lakum 'alainā bihī tabī'ā

Ataukah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan mengembalikan kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia tiupkan angin topan kepada kamu dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu? Kemudian kamu tidak akan mendapatkan seorang penolong pun dalam menghadapi siksaan Kami.

۞

wa laqad karramnā banī ādama wa ḥamalnāhum fil-barri wal-baḥri wa razaqnāhum minaṭ-ṭayyibāti wa faḍḍalnāhum 'alā kaṡīrim mim man khalaqnā tafḍīlā

Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam, dan Kami angkut mereka di darat dan di laut, dan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna.

yauma nad'ụ kulla unāsim bi`imāmihim, fa man ụtiya kitābahụ biyamīnihī fa ulā`ika yaqra`ụna kitābahum wa lā yuẓlamụna fatīlā

Ingatlah, pada hari ketika Kami panggil setiap umat dengan pemimpinnya; dan barang siapa diberikan catatan amalnya di tangan kanannya mereka akan membaca catatannya dengan baik, dan mereka tidak akan dirugikan sedikit pun.

wa mang kāna fī hāżihī a'mā fa huwa fil-ākhirati a'mā wa aḍallu sabīlā

Dan barang siapa buta hatinya di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan yang benar.

wa ing kādụ layaftinụnaka 'anillażī auḥainā ilaika litaftariya 'alainā gairahụ wa iżal lattakhażụka khalīlā

Dan mereka hampir memalingkan engkau Muhammad dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar engkau mengada-ada yang lain terhadap Kami; dan jika demikian tentu mereka menjadikan engkau sahabat yang setia.

ۙ

walau lā an ṡabbatnāka laqad kitta tarkanu ilaihim syai`ang qalīlā

Dan sekiranya Kami tidak memperteguh hatimu, niscaya engkau hampir saja condong sedikit kepada mereka.

iżal la`ażaqnāka ḍi'fal-ḥayāti wa ḍi'fal-mamāti ṡumma lā tajidu laka 'alainā naṣīrā

Jika demikian, tentu akan Kami rasakan kepadamu siksaan dua kali lipat di dunia ini dan dua kali lipat setelah mati, dan engkau Muhammad tidak akan mendapat seorang penolong pun terhadap Kami.

wa ing kādụ layastafizzụnaka minal-arḍi liyukhrijụka min-hā wa iżal lā yalbaṡụna khilāfaka illā qalīlā

Dan sungguh, mereka hampir membuatmu Muhammad gelisah di negeri Mekah karena engkau harus keluar dari negeri itu, dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak akan tinggal di sana, melainkan sebentar saja.

sunnata mang qad arsalnā qablaka mir rusulinā wa lā tajidu lisunnatinā taḥwīlā

Yang demikian itu merupakan ketetapan bagi para rasul Kami yang Kami utus sebelum engkau, dan tidak akan engkau dapati perubahan atas ketetapan Kami.

aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā

Laksanakanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan laksanakan pula salat Subuh. Sungguh, salat subuh itu disaksikan oleh malaikat.

wa minal-laili fa taḥajjad bihī nāfilatal laka 'asā ay yab'aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā

Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

wa qur rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj'al lī mil ladungka sulṭānan naṣīrā

Dan katakanlah Muhammad, ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan pula aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolongku.

← Surah sebelumnya Surah 16
Surah selanjutnya → Surah 18