Surah ke-40 · 85 ayat · Makkiyah

Ghafir

سورة غافر

The Forgiver

allāhullażī ja'ala lakumul-laila litaskunụ fīhi wan-nahāra mubṣirā, innallāha lażụ faḍlin 'alan-nāsi wa lākinna akṡaran-nāsi lā yasykurụn

Allah-lah yang menjadikan malam untukmu agar kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sungguh, Allah benar-benar memiliki karunia yang dilimpahkan kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.

żālikumullāhu rabbukum khāliqu kulli syaī`, lā ilāha illā huwa fa annā tu`fakụn

Demikianlah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tidak ada tuhan selain Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?

każālika yu`fakullażīna kānụ bi`āyātillāhi yaj-ḥadụn

Demikianlah orang-orang yang selalu mengingkari ayat-ayat Allah dipalingkan.

ۚ

allāhullażī ja'ala lakumul-arḍa qarāraw was-samā`a binā`aw wa ṣawwarakum fa aḥsana ṣuwarakum wa razaqakum minaṭ-ṭayyibāt, żālikumullāhu rabbukum, fa tabārakallāhu rabbul-'ālamīn

Allah-lah yang menjadikan bumi untukmu sebagai tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentukmu lalu memperindah rupamu serta memberimu rezeki dari yang baik-baik. Demikianlah Allah, Tuhanmu, Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.

ۗ

huwal-ḥayyu lā ilāha illā huwa fad'ụhu mukhliṣīna lahud-dīn, al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn

Dialah yang hidup kekal, tidak ada tuhan selain Dia; maka sembahlah Dia dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

۞

qul innī nuhītu an a'budallażīna tad'ụna min dụnillāhi lammā jā`aniyal-bayyinātu mir rabbī wa umirtu an uslima lirabbil-'ālamīn

Katakanlah Muhammad, “Sungguh, aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah, setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan agar berserah diri kepada Tuhan seluruh alam.”

huwallażī khalaqakum min turābin ṡumma min nuṭfatin ṡumma min 'alaqatin ṡumma yukhrijukum ṭiflan ṡumma litablugū asyuddakum ṡumma litakụnụ syuyụkhā, wa mingkum may yutawaffā ming qablu wa litablugū ajalam musammaw wa la'allakum ta'qilụn

Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, kemudian kamu dilahirkan sebagai seorang anak, kemudian dibiarkan kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. Tetapi di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. Kami perbuat demikian agar kamu sampai kepada kurun waktu yang ditentukan, agar kamu mengerti.

huwallażī yuḥyī wa yumīt, fa iżā qaḍā amran fa innamā yaqụlu lahụ kun fa yakụn

Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia hendak menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.

a lam tara ilallażīna yujādilụna fī āyātillāh, annā yuṣrafụn

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang selalu membantah ayat-ayat Allah? Bagaimana mereka dapat dipalingkan?

allażīna każżabụ bil-kitābi wa bimā arsalnā bihī rusulanā, fa saufa ya'lamụn

Yaitu orang-orang yang mendustakan Kitab Al-Qur'an dan wahyu yang dibawa oleh rasul-rasul Kami yang telah Kami utus. Kelak mereka akan mengetahui,

iżil-aglālu fī a'nāqihim was-salāsil, yus-ḥabụn

ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka, seraya mereka diseret,

ەۙ

fil-ḥamīmi ṡumma fin-nāri yusjarụn

ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,

ṡumma qīla lahum aina mā kuntum tusyrikụn

kemudian dikatakan kepada mereka, “Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan,

min dụnillāh, qālụ ḍallụ 'annā bal lam nakun nad'ụ ming qablu syai`ā, każālika yuḍillullāhul-kāfirīn

Yang kamu sembah selain Allah?” Mereka menjawab, “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tidak pernah menyembah sesuatu.” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang kafir.

żālikum bimā kuntum tafraḥụna fil-arḍi bigairil-ḥaqqi wa bimā kuntum tamraḥụn

Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di bumi tanpa mengindahkan kebenaran dan karena kamu selalu bersuka ria dalam kemaksiatan.

udkhulū abwāba jahannama khālidīna fīhā, fa bi`sa maṡwal-mutakabbirīn

Dikatakan kepada mereka, “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahanam, dan kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong.”

faṣbir inna wa'dallāhi ḥaqq, fa immā nuriyannaka ba'ḍallażī na'iduhum au natawaffayannaka fa ilainā yurja'ụn

Maka bersabarlah engkau Muhammad, sesungguhnya janji Allah itu benar. Meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka, atau pun Kami wafatkan engkau sebelum ajal menimpa mereka, namun kepada Kamilah mereka dikembalikan.

wa laqad arsalnā rusulam ming qablika min-hum mang qaṣaṣnā 'alaika wa min-hum mal lam naqṣuṣ 'alaīk, wa mā kāna lirasụlin ay ya`tiya bi`āyatin illā bi`iżnillāh, fa iżā jā`a amrullāhi quḍiya bil-ḥaqqi wa khasira hunālikal-mubṭilụn

Dan sungguh, Kami telah mengutus beberapa rasul sebelum engkau Muhammad, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antaranya ada pula yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak ada seorang rasul membawa suatu mukjizat, kecuali seizin Allah. Maka apabila telah datang perintah Allah, untuk semua perkara diputuskan dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.

allāhullażī ja'ala lakumul-an'āma litarkabụ min-hā wa min-hā ta`kulụn

Allah-lah yang menjadikan hewan ternak untukmu, sebagian untuk kamu kendarai dan sebagian lagi kamu makan.

wa lakum fīhā manāfi'u wa litablugụ 'alaihā ḥājatan fī ṣudụrikum wa 'alaihā wa 'alal-fulki tuḥmalụn

Dan bagi kamu ada lagi manfaat-manfaat yang lain padanya hewan ternak itu dan agar kamu mencapai suatu keperluan tujuan yang tersimpan dalam hatimu dengan mengendarainya. Dan dengan mengendarai binatang-binatang itu, dan di atas kapal mereka diangkut.

← Surah sebelumnya Surah 39
Surah selanjutnya → Surah 41