Surah ke-27 · 93 ayat · Makkiyah

An-Naml

سورة النمل

THE ANT

ۗ

am man ja'alal-arḍa qarāraw wa ja'ala khilālahā an-hāraw wa ja'ala lahā rawāsiya wa ja'ala bainal-baḥraini ḥājizā, a ilāhum ma'allāh, bal akṡaruhum lā ya'lamụn

Bukankah Dia Allah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, yang menjadikan gunung-gunung untuk mengokohkannya dan yang menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan yang lain? Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui.

am may yujībul-muḍṭarra iżā da'āhu wa yaksyifus-sū`a wa yaj'alukum khulafā`al-arḍ, a ilāhum ma'allāh, qalīlam mā tażakkarụn

Bukankah Dia Allah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu manusia sebagai khalifah pemimpin di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan yang lain? Sedikit sekali nikmat Allah yang kamu ingat.

ۢ

am may yahdīkum fī ẓulumātil-barri wal-baḥri wa may yursilur-riyāḥa busyram baina yadai raḥmatih, a ilāhum ma'allāh, ta'ālallāhu 'ammā yusyrikụn

Bukankah Dia Allah yang memberi petunjuk kepada kamu dalam kegelapan di daratan dan lautan dan yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya? Apakah di samping Allah ada tuhan yang lain? Mahatinggi Allah terhadap apa yang mereka persekutukan.

am may yabda`ul-khalqa ṡumma yu'īduhụ wa may yarzuqukum minas-samā`i wal-arḍ, a ilāhum ma'allāh, qul hātụ bur-hānakum ing kuntum ṣādiqīn

Bukankah Dia Allah yang menciptakan makhluk dari permulaannya, kemudian mengulanginya lagi dan yang memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan yang lain? Katakanlah, “Kemukakanlah bukti kebenaranmu, jika kamu orang yang benar.”

qul lā ya'lamu man fis-samāwāti wal-arḍil-gaiba illallāh, wa mā yasy'urụna ayyāna yub'aṡụn

Katakanlah Muhammad, “Tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah. Dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.”

baliddāraka 'ilmuhum fil-ākhirah, bal hum fī syakkim min-hā, bal hum min-hā 'amụn

Bahkan pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai ke sana. Bahkan mereka ragu-ragu tentangnya akhirat itu. Bahkan mereka buta tentang itu.

wa qālallażīna kafarū a iżā kunnā turābaw wa ābā`unā a innā lamukhrajụn

Dan orang-orang yang kafir berkata, “Setelah kita menjadi tanah dan begitu pula nenek moyang kita, apakah benar kita akan dikeluarkan dari kubur?

laqad wu'idnā hāżā naḥnu wa ābā`unā ming qablu in hāżā illā asāṭīrul-awwalīn

Sejak dahulu kami telah diberi ancaman dengan ini hari kebangkitan; kami dan nenek moyang kami. Sebenarnya ini hanyalah dongeng orang-orang terdahulu.”

qul sīrụ fil-arḍi fanẓurụ kaifa kāna 'āqibatul-mujrimīn

Katakanlah Muhammad, “Berjalanlah kamu di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa.

wa lā taḥzan 'alaihim wa lā takun fī ḍaiqim mimmā yamkurụn

Dan janganlah engkau bersedih hati terhadap mereka, dan janganlah dadamu merasa sempit terhadap upaya tipu daya mereka.”

wa yaqụlụna matā hāżal-wa'du ing kuntum ṣādiqīn

Dan mereka orang kafir berkata, “Kapankah datangnya janji azab itu, jika kamu orang yang benar.”

qul 'asā ay yakụna radifa lakum ba'ḍullażī tasta'jilụn

Katakanlah Muhammad, “Boleh jadi sebagian dari azab yang kamu minta disegerakan itu telah hampir sampai kepadamu.”

wa inna rabbaka lażụ faḍlin 'alan-nāsi wa lākinna akṡarahum lā yasykurụn

Dan sungguh, Tuhanmu benar-benar memiliki karunia yang diberikan-Nya kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukurinya.

wa inna rabbaka laya'lamu mā tukinnu ṣudụruhum wa mā yu'linụn

Dan sungguh, Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan dalam dada mereka dan apa yang mereka nyatakan.

wa mā min gā`ibatin fis-samā`i wal-arḍi illā fī kitābim mubīn

Dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di langit dan di bumi, melainkan tercatat dalam Kitab yang jelas Lauh Mahfuzh.

inna hāżal-qur`āna yaquṣṣu 'alā banī isrā`īla akṡarallażī hum fīhi yakhtalifụn

Sungguh, Al-Qur'an ini menjelaskan kepada Bani Israil sebagian besar dari perkara yang mereka perselisihkan.

wa innahụ lahudaw wa raḥmatul lil-mu`minīn

Dan sungguh, Al-Qur'an itu benar-benar menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

inna rabbaka yaqḍī bainahum biḥukmih, wa huwal-'azīzul-'alīm

Sungguh, Tuhanmu akan menyelesaikan perkara di antara mereka dengan hukum-Nya, dan Dia Mahaperkasa, Maha Mengetahui.

fa tawakkal 'alallāh, innaka 'alal-ḥaqqil-mubīn

Maka bertawakallah kepada Allah, sungguh engkau Muhammad berada di atas kebenaran yang nyata.

innaka lā tusmi'ul-mautā wa lā tusmi'uṣ-ṣummad-du'ā`a iżā wallau mudbirīn

Sungguh, engkau tidak dapat menjadikan orang yang mati dapat mendengar dan tidak pula menjadikan orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka telah berpaling ke belakang.

← Surah sebelumnya Surah 26
Surah selanjutnya → Surah 28