Katakanlah, “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi!” Tidaklah bermanfaat tanda-tanda kebesaran Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang yang tidak beriman.
fa hal yantaẓirụna illā miṡla ayyāmillażīna khalau ming qablihim, qul fantaẓirū innī ma'akum minal-muntaẓirīn
Maka mereka tidak menunggu-nunggu kecuali kejadian-kejadian yang sama dengan kejadian-kejadian yang menimpa orang-orang terdahulu sebelum mereka. Katakanlah, “Maka tunggulah, aku pun termasuk orang yang menunggu bersama kamu.”
qul yā ayyuhan-nāsu ing kuntum fī syakkim min dīnī fa lā a'budullażīna ta'budụna min dụnillāhi wa lākin a'budullāhallażī yatawaffākum wa umirtu an akụna minal-mu`minīn
Katakanlah Muhammad, “Wahai manusia! Jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka ketahuilah aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah agar termasuk orang yang beriman,”
wa lā tad'u min dụnillāhi mā lā yanfa'uka wa lā yaḍurruk, fa in fa'alta fa innaka iżam minaẓ-ẓālimīn
Dan jangan engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak pula memberi bencana kepadamu selain Allah, sebab jika engkau lakukan yang demikian, maka sesungguhnya engkau termasuk orang-orang zalim.”
wa iy yamsaskallāhu biḍurrin fa lā kāsyifa lahū illā huw, wa iy yuridka bikhairin fa lā rādda lifaḍlih, yuṣību bihī may yasyā`u min 'ibādih, wa huwal-gafụrur-raḥīm
Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.
qul yā ayyuhan-nāsu qad jā`akumul-ḥaqqu mir rabbikum, fa manihtadā fa innamā yahtadī linafsih, wa man ḍalla fa innamā yaḍillu 'alaihā, wa mā ana 'alaikum biwakīl
Katakanlah Muhammad, “Wahai manusia! Telah datang kepadamu kebenaran Al-Qur'an dari Tuhanmu, sebab itu barang siapa mendapat petunjuk, maka sebenarnya petunjuk itu untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barang siapa sesat, sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan Aku bukanlah pemelihara dirimu.”