am lahum syurakā`, falya`tụ bisyurakā`ihim ing kānụ ṣādiqīn
Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.
Surah ke-68 · 52 ayat · Makkiyah
سورة القلم
The Pen
am lahum syurakā`, falya`tụ bisyurakā`ihim ing kānụ ṣādiqīn
Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Kalau begitu hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka orang-orang yang benar.
yauma yuksyafu 'an sāqiw wa yud'auna ilas-sujụdi fa lā yastaṭī'ụn
Ingatlah pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu,
khāsyi'atan abṣāruhum tar-haquhum żillah, wa qad kānụ yud'auna ilas-sujụdi wa hum sālimụn
Pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu di dunia mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat tetapi mereka tidak melakukan.
fa żarnī wa may yukażżibu bihāżal-ḥadīṡ, sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya'lamụn
Maka serahkanlah kepada-Ku urusannya dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini Al-Qur'an. Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
wa umlī lahum, inna kaidī matīn
dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh.
am tas`aluhum ajran fa hum mim magramim muṡqalụn
Ataukah engkau Muhammad meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan utang?
am 'indahumul-gaibu fa hum yaktubụn
Ataukah mereka mengetahui yang gaib, lalu mereka menuliskannya?
faṣbir liḥukmi rabbika wa lā takung kaṣāḥibil-ḥụt, iż nādā wa huwa makẓụm
Maka bersabarlah engkau Muhammad terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti Yunus orang yang berada dalam perut ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.
lau lā an tadārakahụ ni'matum mir rabbihī lanubiża bil-'arā`i wa huwa mażmụm
Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
fajtabāhu rabbuhụ fa ja'alahụ minaṣ-ṣāliḥīn
Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang saleh.
ۘ
wa iy yakādullażīna kafarụ layuzliqụnaka bi`abṣārihim lammā sami'uż-żikra wa yaqụlụna innahụ lamajnụn
Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur'an dan mereka berkata, “Dia Muhammad itu benar-benar orang gila.”
wa mā huwa illā żikrul lil-'ālamīn
Padahal Al-Qur'an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.