iqtarabatis-sā'atu wansyaqqal-qamar
Saat hari Kiamat semakin dekat, bulan pun terbelah.
Surah ke-54 · 55 ayat · Makkiyah
سورة القمر
The moon
iqtarabatis-sā'atu wansyaqqal-qamar
Saat hari Kiamat semakin dekat, bulan pun terbelah.
wa iy yarau āyatay yu'riḍụ wa yaqụlụ siḥrum mustamirr
Dan jika mereka orang-orang musyrikin melihat suatu tanda mukjizat, mereka berpaling dan berkata, “Ini adalah sihir yang terus menerus.”
wa każżabụ wattaba'ū ahwā`ahum wa kullu amrim mustaqirr
Dan mereka mendustakan Muhammad dan mengikuti keinginannya, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya.
wa laqad jā`ahum minal-ambā`i mā fīhi muzdajar
Dan sungguh, telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat ancaman terhadap kekafiran,
ۢ
ḥikmatum bāligatun fa mā tugnin-nużur
Itulah suatu hikmah yang sempurna, tetapi peringatan-peringatan itu tidak berguna bagi mereka,
ۘ
fa tawalla 'an-hum, yauma yad'ud-dā'i ilā syai`in nukur
Maka berpalinglah engkau Muhammad dari mereka pada hari ketika penyeru malaikat mengajak mereka kepada sesuatu yang tidak menyenangkan hari pembalasan,
khusysya'an abṣāruhum yakhrujụna minal-ajdāṡi ka`annahum jarādum muntasyir
pandangan mereka tertunduk, ketika mereka keluar dari kuburan, seakan-akan mereka belalang yang beterbangan,
muhṭi'īna ilad-dā', yaqụlul-kāfirụna hāżā yaumun 'asir
dengan patuh mereka segera datang kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, “Ini adalah hari yang sulit.”
۞
każżabat qablahum qaumu nụḥin fa każżabụ 'abdanā wa qālụ majnụnuw wazdujir
Sebelum mereka, kaum Nuh juga telah mendustakan rasul, maka mereka mendustakan hamba Kami Nuh dan mengatakan, “Dia orang gila!” Lalu diusirnya dengan ancaman.
fa da'ā rabbahū annī maglụbun fantaṣir
Maka dia Nuh mengadu kepada Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah aku.”
fa fataḥnā abwābas-samā`i bimā`im mun-hamir
Lalu Kami bukakan pintu-pintu langit dengan menurunkan air yang tercurah,
ۚ
wa fajjarnal-arḍa 'uyụnan faltaqal-mā`u 'alā amring qad qudir
Dan Kami jadikan bumi menyemburkan mata-mata air maka bertemulah air-air itu sehingga meluap menimbulkan keadaan bencana yang telah ditetapkan.
wa ḥamalnāhu 'alā żāti alwāḥiw wa dusur
Dan Kami angkut dia Nuh ke atas kapal yang terbuat dari papan dan pasak,
tajrī bi`a'yuninā, jazā`al limang kāna kufir
Yang berlayar dengan pemeliharaan pengawasan Kami sebagai balasan bagi orang yang telah diingkari kaumnya.
wa laqat taraknāhā āyatan fa hal mim muddakir
Dan sungguh, kapal itu telah Kami jadikan sebagai tanda pelajaran. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
fa kaifa kāna 'ażābī wa nużur
Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!
wa laqad yassarnal-qur`āna liż-żikri fa hal mim muddakir
Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
każżabat 'ādun fa kaifa kāna 'ażābī wa nużur
Kaum ‘Ad pun telah mendustakan. Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!
innā arsalnā 'alaihim rīḥan ṣarṣaran fī yaumi naḥsim mustamirr
Sesungguhnya Kami telah menghembuskan angin yang sangat kencang kepada mereka pada hari nahas yang terus menerus,
tanzi'un-nāsa ka`annahum a'jāzu nakhlim mungqa'ir
yang membuat manusia bergelimpangan, mereka bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya.