ṭā'atuw wa qaulum ma'rụf, fa iżā 'azamal-amr, falau ṣadaqullāha lakāna khairal lahum
Yang lebih baik bagi mereka adalah taat kepada Allah dan bertutur kata yang baik. Sebab apabila perintah perang ditetapkan mereka tidak menyukainya. Padahal jika mereka benar-benar beriman kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
Sesungguhnya orang-orang yang berbalik kepada kekafiran setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, setanlah yang merayu mereka dan memanjangkan angan-angan mereka.
Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka telah mengatakan kepada orang-orang Yahudi yang tidak senang kepada apa yang diturunkan Allah, “Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan,” tetapi Allah mengetahui rahasia mereka.
żālika bi`annahumuttaba'ụ mā askhaṭallāha wa karihụ riḍwānahụ fa aḥbaṭa a'mālahum
Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci apa yang menimbulkan keridaan-Nya; sebab itu Allah menghapus segala amal mereka.
walau nasyā`u la`arainākahum fa la'araftahum bisīmāhum, wa lata'rifannahum fī laḥnil-qaụl, wallāhu ya'lamu a'mālakum
Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan mereka kepadamu Muhammad sehingga engkau benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan engkau benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya, dan Allah mengetahui segala amal perbuatan kamu.
wa lanabluwannakum ḥattā na'lamal-mujāhidīna mingkum waṣ-ṣābirīna wa nabluwa akhbārakum
Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu.
innallażīna kafarụ wa ṣaddụ 'an sabīlillāhi wa syāqqur-rasụla mim ba'di mā tabayyana lahumul-hudā lay yaḍurrullāha syai`ā, wa sayuḥbiṭu a'mālahum
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka, mereka tidak akan dapat memberi mudarat bahaya kepada Allah sedikit pun. Dan kelak Allah menghapus segala amal mereka.
innallażīna kafarụ wa ṣaddụ 'an sabīlillāhi ṡumma mātụ wa hum kuffārun fa lay yagfirallāhu lahum
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka Allah tidak akan mengampuni mereka.
innamal-ḥayātud-dun-yā la'ibuw wa lahw, wa in tu`minụ wa tattaqụ yu`tikum ujụrakum wa lā yas`alkum amwālakum
Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau. Jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta hartamu.
hā`antum hā`ulā`i tud'auna litunfiqụ fī sabīlillāh, fa mingkum may yabkhal, wa may yabkhal fa innamā yabkhalu 'an nafsih, wallāhul-ganiyyu wa antumul-fuqarā`, wa in tatawallau yastabdil-qauman gairakum ṡumma lā yakụnū amṡālakum
Ingatlah, kamu adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan hartamu di jalan Allah. Lalu di antara kamu ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Mahakaya dan kamulah yang membutuhkan karunia-Nya. Dan jika kamu berpaling dari jalan yang benar Dia akan menggantikan kamu dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan durhaka seperti kamu ini.