yauma lā yugnī maulan 'am maulan syai`aw wa lā hum yunṣarụn
Yaitu pada hari ketika seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman lainnya dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
Surah ke-44 · 59 ayat · Makkiyah
سورة الدخان
The Smoke
yauma lā yugnī maulan 'am maulan syai`aw wa lā hum yunṣarụn
Yaitu pada hari ketika seorang teman sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman lainnya dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
illā mar raḥimallāh, innahụ huwal-'azīzur-raḥīm
Kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Maha Penyayang.
inna syajarataz-zaqqụm
Sungguh pohon zaqqum itu,
ۛ
ṭa'āmul-aṡīm
makanan bagi orang yang banyak dosa.
ۛ
kal-muhli yaglī fil-buṭụn
Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,
ۗ
kagalyil-ḥamīm
seperti mendidihnya air yang sangat panas.
khużụhu fa'tilụhu ilā sawā`il-jaḥīm
”Peganglah dia kemudian seretlah dia sampai ke tengah-tengah neraka,
ṡumma ṣubbụ fauqa ra`sihī min 'ażābil-ḥamīm
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya azab dari air yang sangat panas.”
żuq, innaka antal-'azīzul-karīm
”Rasakanlah, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang perkasa lagi mulia.”
inna hāżā mā kuntum bihī tamtarụn
Sungguh, inilah azab yang dahulu kamu ragukan.
innal-muttaqīna fī maqāmin amīn
Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,
ۙ
fī jannātiw wa 'uyụn
Yaitu di dalam taman-taman dan mata air-mata air,
yalbasụna min sundusiw wa istabraqim mutaqābilīn
Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal, duduk berhadapan,
każālik, wa zawwajnāhum biḥụrin 'īn
demikianlah, kemudian Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.
yad'ụna fīhā bikulli fākihatin āminīn
Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram,
lā yażụqụna fīhal-mauta illal-mautatal-ụlā, wa waqāhum 'ażābal-jaḥīm
Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama di dunia. Allah melindungi mereka dari azab neraka,
faḍlam mir rabbik, żālika huwal-fauzul-'aẓīm
itu merupakan karunia dari Tuhanmu. Demikian itulah kemenangan yang agung.
fa innamā yassarnāhu bilisānika la'allahum yatażakkarụn
Sungguh, Kami mudahkan Al-Qur'an itu dengan bahasamu agar mereka mendapat pelajaran.
fartaqib innahum murtaqibụn
Maka tunggulah; sungguh, mereka itu juga sedang menunggu.