ۚ
balā mang kasaba sayyi`ataw wa `aḥāṭat bihī khaṭī`atuhụ fa ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn
Bukan demikian! Barangsiapa berbuat keburukan, dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
Surah ke-2 · 286 ayat · Madaniyah
سورة البقرة
The Cow
ۚ
balā mang kasaba sayyi`ataw wa `aḥāṭat bihī khaṭī`atuhụ fa ulā`ika aṣ-ḥābun-nār, hum fīhā khālidụn
Bukan demikian! Barangsiapa berbuat keburukan, dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.
ۚ
wallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti ulā`ika aṣ-ḥābul-jannah, hum fīhā khālidụn
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.
wa iż akhażnā mīṡāqa banī isrā`īla lā ta'budụna illallāha wa bil-wālidaini iḥsānaw wa żil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīni wa qụlụ lin-nāsi ḥusnaw wa aqīmuṣ-ṣalāta wa ātuz-zakāh, ṡumma tawallaitum illā qalīlam mingkum wa antum mu'riḍụn
Dan ingatlah ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat.” Tetapi kemudian kamu berpaling mengingkari, kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu masih menjadi pembangkang.
ۖ
wa iż akhażnā mīṡāqakum lā tasfikụna dimā`akum wa lā tukhrijụna anfusakum min diyārikum ṡumma aqrartum wa antum tasy-hadụn
Dan ingatlah ketika Kami mengambil janji kamu, “Janganlah kamu menumpahkan darahmu membunuh orang, dan mengusir dirimu saudara sebangsamu dari kampung halamanmu.” Kemudian kamu berikrar dan bersaksi.
ۗ
ṡumma antum hā`ulā`i taqtulụna anfusakum wa tukhrijụna farīqam mingkum min diyārihim taẓāharụna 'alaihim bil-iṡmi wal-'udwān, wa iy ya`tụkum usārā tufādụhum wa huwa muḥarramun 'alaikum ikhrājuhum, a fa tu`minụna biba'ḍil-kitābi wa takfurụna biba'ḍ, fa mā jazā`u may yaf'alu żālika mingkum illā khizyun fil-ḥayātid-dun-yā, wa yaumal-qiyāmati yuraddụna ilā asyaddil-'ażāb, wa mallāhu bigāfilin 'ammā ta'malụn
Kemudian kamu Bani Israil membunuh dirimu sesamamu, dan mengusir segolongan dari kamu dari kampung halamannya. Kamu saling membantu menghadapi mereka dalam kejahatan dan permusuhan. Dan jika mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka, padahal kamu dilarang mengusir mereka. Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab Taurat dan ingkar kepada sebagian yang lain? Maka tidak ada balasan yang pantas bagi orang yang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari Kiamat mereka dikembalikan kepada azab yang paling berat. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
ۖ
ulā`ikallażīnasytarawul-ḥayātad-dun-yā bil-ākhirati fa lā yukhaffafu 'an-humul-'ażābu wa lā hum yunṣarụn
Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat. Maka tidak akan diringankan azabnya dan mereka tidak akan ditolong.
ۖ ۚ
wa laqad ātainā mụsal-kitāba wa qaffainā mim ba'dihī bir-rusuli wa ātainā 'īsabna maryamal-bayyināti wa ayyadnāhu birụḥil-qudus, a fa kullamā jā`akum rasụlum bimā lā tahwā anfusukumustakbartum, fa farīqang każżabtum wa farīqan taqtulụn
Dan sungguh, Kami telah memberikan Kitab Taurat kepada Musa, dan Kami susulkan setelahnya dengan rasul-rasul, dan Kami telah berikan kepada Isa putra Maryam bukti-bukti kebenaran serta Kami perkuat dia dengan Rohulkudus Jibril. Mengapa setiap rasul yang datang kepadamu membawa sesuatu pelajaran yang tidak kamu inginkan, kamu menyombongkan diri, lalu sebagian kamu dustakan dan sebagian kamu bunuh?
ۗ
wa qālụ qulụbunā gulf, bal la'anahumullāhu bikufrihim fa qalīlam mā yu`minụn
Dan mereka berkata, “Hati kami tertutup.” Tidak! Allah telah melaknat mereka itu karena keingkaran mereka, tetapi sedikit sekali mereka yang beriman.
ۖ
wa lammā jā`ahum kitābum min 'indillāhi muṣaddiqul limā ma'ahum wa kānụ ming qablu yastaftiḥụna 'alallażīna kafarụ, fa lammā jā`ahum mā 'arafụ kafarụ bihī fa la'natullāhi 'alal-kāfirīn
Dan setelah sampai kepada mereka Kitab Al-Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka sedangkan sebelumnya mereka memohon kemenangan atas orang-orang kafir, ternyata setelah sampai kepada mereka apa yang telah mereka ketahui itu, mereka mengingkarinya. Maka laknat Allah bagi orang-orang yang ingkar.
ۚ
bi`samasytarau bihī anfusahum ay yakfurụ bimā anzalallāhu bagyan ay yunazzilallāhu min faḍlihī 'alā may yasyā`u min 'ibādih, fa bā`ụ bigaḍabin 'alā gaḍab, wa lil-kāfirīna 'ażābum muhīn
Sangatlah buruk perbuatan mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan kepada orang-orang kafir ditimpakan azab yang menghinakan.
ۗ
wa iżā qīla lahum āminụ bimā anzalallāhu qālụ nu`minu bimā unzila 'alainā wa yakfurụna bimā warā`ahụ wa huwal-ḥaqqu muṣaddiqal limā ma'ahum, qul fa lima taqtulụna ambiyā`allāhi ming qablu ing kuntum mu`minīn
Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah kepada apa yang diturunkan Allah Al-Qur'an,” mereka menjawab, “Kami beriman kepada apa yang diturunkan kepada kami.” Dan mereka ingkar kepada apa yang setelahnya, padahal Al-Qur'an itu adalah yang hak yang membenarkan apa yang ada pada mereka. Katakanlah Muhammad, “Mengapa kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah jika kamu orang-orang beriman?”
۞
wa laqad jā`akum mụsā bil-bayyināti ṡummattakhażtumul-'ijla mim ba'dihī wa antum ẓālimụn
Dan sungguh, Musa telah datang kepadamu dengan bukti-bukti kebenaran, kemudian kamu mengambil patung anak sapi sebagai sesembahan setelah kepergiannya, dan kamu menjadi orang-orang zalim.
ۗ ۗ
wa iż akhażnā mīṡāqakum wa rafa'nā fauqakumuṭ-ṭụr, khużụ mā ātainākum biquwwatiw wasma'ụ, qālụ sami'nā wa 'aṣainā wa usyribụ fī qulụbihimul-'ijla bikufrihim, qul bi`samā ya`murukum bihī īmānukum ing kuntum mu`minīn
Dan ingatlah ketika Kami mengambil janji kamu dan Kami angkat gunung Sinai di atasmu seraya berfirman, “Pegang teguhlah apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!” Mereka menjawab, “Kami mendengarkan tetapi kami tidak menaati.” Dan diresapkanlah ke dalam hati mereka itu kecintaan menyembah patung anak sapi karena kekafiran mereka. Katakanlah, “Sangat buruk apa yang diperintahkan oleh kepercayaanmu kepadamu jika kamu orang-orang beriman!”
qul ing kānat lakumud-dārul-ākhiratu 'indallāhi khāliṣatam min dụnin-nāsi fa tamannawul-mauta ing kuntum ṣādiqīn
Katakanlah Muhammad, “Jika negeri akhirat di sisi Allah, khusus untukmu saja bukan untuk orang lain, maka mintalah kematian jika kamu orang yang benar.”
ۗ ۢ
wa lay yatamannauhu abadam bimā qaddamat aidīhim, wallāhu 'alīmum biẓ-ẓālimīn
Tetapi mereka tidak akan menginginkan kematian itu sama sekali, karena dosa-dosa yang telah dilakukan tangan-tangan mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang zalim.
wa latajidannahum aḥraṣan-nāsi 'alā ḥayāh, wa minallażīna asyrakụ yawaddu aḥaduhum lau yu'ammaru alfa sanah, wa mā huwa bimuzaḥziḥihī minal-'ażābi ay yu'ammar, wallāhu baṣīrum bimā ya'malụn
Dan sungguh, engkau Muhammad akan mendapati mereka orang-orang Yahudi, manusia yang paling tamak akan kehidupan dunia, bahkan lebih tamak dari orang-orang musyrik. Masing-masing dari mereka, ingin diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu tidak akan menjauhkan mereka dari azab. Dan Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.
qul mang kāna 'aduwwal lijibrīla fa innahụ nazzalahụ 'alā qalbika bi`iżnillāhi muṣaddiqal limā baina yadaihi wa hudaw wa busyrā lil-mu`minīn
Katakanlah Muhammad, “Barangsiapa menjadi musuh Jibril, maka ketahuilah bahwa dialah yang telah menurunkan Al-Qur'an ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan apa kitab-kitab yang terdahulu, dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang beriman.”
mang kāna 'aduwwal lillāhi wa malā`ikatihī wa rusulihī wa jibrīla wa mīkāla fa innallāha 'aduwwul lil-kāfirīn
Barangsiapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir.
wa laqad anzalnā ilaika āyātim bayyināt, wa mā yakfuru bihā illal-fāsiqụn
Dan sungguh, Kami telah menurunkan ayat-ayat yang jelas kepadamu Muhammad, dan tidaklah ada yang mengingkarinya selain orang-orang fasik.
ۗ
a wa kullamā 'āhadụ 'ahdan nabażahụ farīqum min-hum, bal akṡaruhum lā yu`minụn
Dan mengapa setiap kali mereka mengikat janji, sekelompok mereka melanggarnya? Sedangkan sebagian besar mereka tidak beriman.