وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۚ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طٰغِيْنَ
wa mā kāna lanā 'alaikum min sulṭān, bal kuntum qauman ṭāgīn
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.
Lemma · muncul di 6 ayat · idf 6,95
6 ayat memuat lemma ini, diurutkan sesuai urutan mushaf. Semua ayat ditampilkan lengkap dengan teks Arab, transliterasi, dan terjemahan Indonesia.
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۚ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طٰغِيْنَ
wa mā kāna lanā 'alaikum min sulṭān, bal kuntum qauman ṭāgīn
sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.
هٰذَا ۗوَاِنَّ لِلطّٰغِيْنَ لَشَرَّ مَاٰبٍۙ
hāżā, wa inna liṭ-ṭāgīna lasyarra ma`āb
Beginilah keadaan mereka. Dan sungguh, bagi orang-orang yang durhaka pasti disediakan tempat kembali yang buruk,
اَتَوَاصَوْا بِهٖۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَۚ
a tawāṣau bih, bal hum qaumun ṭāgụn
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
اَمْ تَأْمُرُهُمْ اَحْلَامُهُمْ بِهٰذَآ اَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَۚ
am ta`muruhum aḥlāmuhum bihāżā am hum qaumun ṭāgụn
Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?
قَالُوْا يٰوَيْلَنَآ اِنَّا كُنَّا طٰغِيْنَ
qālụ yā wailanā innā kunnā ṭāgīn
Mereka berkata, “Celaka kita! Sesungguhnya kita orang-orang yang melampaui batas.
لِّلطّٰغِيْنَ مَاٰبًاۙ
liṭ-ṭāgīna ma`ābā
menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.