فَقَالُوْٓا اَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهٗٓ ۙاِنَّآ اِذًا لَّفِيْ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍ
fa qālū abasyaram minnā wāḥidan nattabi'uhū innā iżal lafī ḍalāliw wa su'ur
Maka mereka berkata, “Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia biasa di antara kita? Sungguh, kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila.