وَكَذٰلِكَ مَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ فِيْ قَرْيَةٍ مِّنْ نَّذِيْرٍۙ اِلَّا قَالَ مُتْرَفُوْهَآ ۙاِنَّا وَجَدْنَآ اٰبَاۤءَنَا عَلٰٓى اُمَّةٍ وَّاِنَّا عَلٰٓى اٰثٰرِهِمْ مُّقْتَدُوْنَ
wa każālika mā arsalnā ming qablika fī qaryatim min nażīrin illā qāla mutrafụhā innā wajadnā ābā`anā 'alā ummatiw wa innā 'alā āṡārihim muqtadụn
Dan demikian juga ketika Kami mengutus seorang pemberi peringatan sebelum engkau Muhammad dalam suatu negeri, orang-orang yang hidup mewah di negeri itu selalu berkata, “Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami sekedar pengikut jejak-jejak mereka.”