فَطَافَ عَلَيْهَا طَاۤىِٕفٌ مِّنْ رَّبِّكَ وَهُمْ نَاۤىِٕمُوْنَ
fa ṭāfa 'alaihā ṭā`ifum mir rabbika wa hum nā`imụn
Lalu kebun itu ditimpa bencana yang datang dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
Lemma · muncul di 2230 ayat · idf 1,33
2.230 ayat memuat lemma ini, diurutkan sesuai urutan mushaf. Semua ayat ditampilkan lengkap dengan teks Arab, transliterasi, dan terjemahan Indonesia.
فَطَافَ عَلَيْهَا طَاۤىِٕفٌ مِّنْ رَّبِّكَ وَهُمْ نَاۤىِٕمُوْنَ
fa ṭāfa 'alaihā ṭā`ifum mir rabbika wa hum nā`imụn
Lalu kebun itu ditimpa bencana yang datang dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
عَسٰى رَبُّنَآ اَنْ يُّبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَآ اِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا رَاغِبُوْنَ
'asā rabbunā ay yubdilanā khairam min-hā innā ilā rabbinā rāgibụn
Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan kebun yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.”
فَذَرْنِيْ وَمَنْ يُّكَذِّبُ بِهٰذَا الْحَدِيْثِۗ سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُوْنَۙ
fa żarnī wa may yukażżibu bihāżal-ḥadīṡ, sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya'lamụn
Maka serahkanlah kepada-Ku urusannya dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini Al-Qur'an. Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
اَمْ تَسْـَٔلُهُمْ اَجْرًا فَهُمْ مِّنْ مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُوْنَۚ
am tas`aluhum ajran fa hum mim magramim muṡqalụn
Ataukah engkau Muhammad meminta imbalan kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan utang?
لَوْلَآ اَنْ تَدَارَكَهٗ نِعْمَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ لَنُبِذَ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ مَذْمُوْمٌ
lau lā an tadārakahụ ni'matum mir rabbihī lanubiża bil-'arā`i wa huwa mażmụm
Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
فَاجْتَبٰىهُ رَبُّهٗ فَجَعَلَهٗ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
fajtabāhu rabbuhụ fa ja'alahụ minaṣ-ṣāliḥīn
Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang yang saleh.
فَهَلْ تَرٰى لَهُمْ مِّنْۢ بَاقِيَةٍ
fa hal tarā lahum mim bāqiyah
Maka adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka?
يَوْمَىِٕذٍ تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ
yauma`iżin tu'raḍụna lā takhfā mingkum khāfiyah
Pada hari itu kamu dihadapkan kepada Tuhanmu, tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi bagi Allah.
وَّلَا طَعَامٌ اِلَّا مِنْ غِسْلِيْنٍۙ
wa lā ṭa'āmun illā min gislīn
Dan tidak ada makanan baginya kecuali dari darah dan nanah.
تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ
tanzīlum mir rabbil-'ālamīn
Ia Al-Qur'an adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan seluruh alam.
لَاَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِيْنِۙ
la`akhażnā min-hu bil-yamīn
pasti Kami pegang dia pada tangan kanannya.
ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِيْنَۖ
ṡumma laqaṭa'nā min-hul-watīn
Kemudian Kami potong pembuluh jantungnya.
فَمَا مِنْكُمْ مِّنْ اَحَدٍ عَنْهُ حَاجِزِيْنَۙ
fa mā mingkum min aḥadin 'an-hu ḥājizīn
Maka tidak seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi Kami untuk menghukumnya.
وَاِنَّا لَنَعْلَمُ اَنَّ مِنْكُمْ مُّكَذِّبِيْنَۗ
wa innā lana'lamu anna mingkum mukażżibīn
Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan.
مِّنَ اللّٰهِ ذِى الْمَعَارِجِۗ
minallāhi żil-ma'ārij
Azab dari Allah, yang memiliki tempat-tempat naik.
يُبَصَّرُوْنَهُمْۗ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِيْ مِنْ عَذَابِ يَوْمِىِٕذٍۢ بِبَنِيْهِۙ
yubaṣṣarụnahum, yawaddul-mujrimu lau yaftadī min 'ażābi yaumi`iżim bibanīh
Sedang mereka saling melihat. Pada hari itu, orang yang berdosa ingin sekiranya dia dapat menebus dirinya dari azab dengan anak-anaknya,
وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَۚ
wallażīna hum min 'ażābi rabbihim musyfiqụn
dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya,
اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ
a yaṭma'u kullumri`im min-hum ay yudkhala jannata na'īm
Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk surga yang penuh kenikmatan?
كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ
kallā, innā khalaqnāhum mimmā ya'lamụn
Tidak mungkin! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui.
عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ
'alā an nubaddila khairam min-hum wa mā naḥnu bimasbụqīn
Untuk mengganti mereka dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami tidak dapat dikalahkan.
يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ
yauma yakhrujụna minal-ajdāṡi sirā'ang ka`annahum ilā nuṣubiy yụfiḍụn
Yaitu pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala sewaktu di dunia,
اِنَّآ اَرْسَلْنَا نُوْحًا اِلٰى قَوْمِهٖٓ اَنْ اَنْذِرْ قَوْمَكَ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
innā arsalnā nụhan ilā qaumihī an anżir qaumaka ming qabli ay ya`tiyahum 'ażābun alīm
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya dengan perintah, “Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih.”
يَغْفِرْ لَكُمْ مِّنْ ذُنُوْبِكُمْ وَيُؤَخِّرْكُمْ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّىۗ اِنَّ اَجَلَ اللّٰهِ اِذَا جَاۤءَ لَا يُؤَخَّرُۘ لَوْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
yagfir lakum min żunụbikum wa yu`akhkhirkum ilā ajalim musammā, inna ajalallāhi iżā jā`a lā yu`akhkhar, lau kuntum ta'lamụn
Niscaya Dia mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu memanjangkan umurmu sampai pada batas waktu yang ditentukan. Sungguh, ketetapan Allah itu apabila telah datang tidak dapat ditunda, seandainya kamu mengetahui.”
وَاللّٰهُ اَنْۢبَتَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ نَبَاتًاۙ
wallāhu ambatakum minal-arḍi nabātā
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah, tumbuh berangsur-angsur,
لِّتَسْلُكُوْا مِنْهَا سُبُلًا فِجَاجًا
litaslukụ min-hā subulan fijājā
agar kamu dapat pergi kian kemari di jalan-jalan yang luas.
مِمَّا خَطِيْۤـٰٔتِهِمْ اُغْرِقُوْا فَاُدْخِلُوْا نَارًا ەۙ فَلَمْ يَجِدُوْا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَنْصَارًا
mimmā khaṭī`ātihim ugriqụ fa udkhilụ nāran fa lam yajidụ lahum min dụnillāhi anṣārā
Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong selain Allah.
وَقَالَ نُوْحٌ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْاَرْضِ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ دَيَّارًا
wa qāla nụḥur rabbi lā tażar 'alal-arḍi minal-kāfirīna dayyārā
Dan Nuh berkata, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
قُلْ اُوْحِيَ اِلَيَّ اَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوْٓا اِنَّا سَمِعْنَا قُرْاٰنًا عَجَبًاۙ
qul ụḥiya ilayya annahustama'a nafarum minal-jinni fa qālū innā sami'nā qur`ānan 'ajabā
Katakanlah Muhammad, “Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan bacaan,” lalu mereka berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan Al-Qur'an,
وَّاَنَّهٗ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْاِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًاۖ
wa annahụ kāna rijālum minal-insi ya'ụżụna birijālim minal-jinni fa zādụhum rahaqā
Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi mereka jin menjadikan mereka manusia bertambah sesat.
وَّاَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِۗ فَمَنْ يَّسْتَمِعِ الْاٰنَ يَجِدْ لَهٗ شِهَابًا رَّصَدًاۖ
wa annā kunnā naq'udu min-hā maqā'ida lis-sam', fa may yastami'il-āna yajid lahụ syihābar raṣadā
Dan sesungguhnya kami jin dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mencuri dengar berita-beritanya. Tetapi sekarang siapa mencoba mencuri dengar seperti itu pasti akan menjumpai panah-panah api yang mengintai untuk membakarnya.