بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ
balā inna rabbahụ kāna bihī baṣīrā
Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
Lemma · muncul di 1503 ayat · idf 1,64
1.503 ayat memuat lemma ini, diurutkan sesuai urutan mushaf. Semua ayat ditampilkan lengkap dengan teks Arab, transliterasi, dan terjemahan Indonesia.
بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ
balā inna rabbahụ kāna bihī baṣīrā
Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
اِنَّ الَّذِيْنَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوْبُوْا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيْقِۗ
innallażīna fatanul-mu`minīna wal-mu`mināti ṡumma lam yatụbụ fa lahum 'ażābu jahannama wa lahum 'ażābul-ḥarīq
Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan bencana, membunuh, menyiksa kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu mereka tidak bertobat, maka mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab neraka yang membakar.
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ەۗ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيْرُۗ
innallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti lahum jannātun tajrī min taḥtihal-an-hār, żālikal-fauzul-kabīr
Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, itulah kemenangan yang agung.
اِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيْدٌ ۗ
inna baṭsya rabbika lasyadīd
Sungguh, azab Tuhanmu sangat keras.
اِنَّهٗ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيْدُۚ
innahụ huwa yubdi`u wa yu'īd
Sungguh, Dialah yang memulai pen-ciptaan makhluk dan yang menghidupkannya kembali.
اِنَّهٗ عَلٰى رَجْعِهٖ لَقَادِرٌۗ
innahụ 'alā raj'ihī laqādir
Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya hidup setelah mati.
اِنَّهٗ لَقَوْلٌ فَصْلٌۙ
innahụ laqaulun faṣl
Sungguh, Al-Qur'an itu benar-benar firman pemisah antara yang hak dan yang batil,
اِنَّهُمْ يَكِيْدُوْنَ كَيْدًاۙ
innahum yakīdụna kaidā
Sungguh, mereka orang kafir merencanakan tipu daya yang jahat.
اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفٰىۗ
illā mā syā`allāh, innahụ ya'lamul-jahra wa mā yakhfā
kecuali jika Allah menghendaki. Sungguh, Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
اِنَّ هٰذَا لَفِى الصُّحُفِ الْاُوْلٰىۙ
inna hāżā lafiṣ-ṣuḥufil-ụlā
Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ
fa żakkir, innamā anta mużakkir
Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau Muhammad hanyalah pemberi peringatan.
اِنَّ اِلَيْنَآ اِيَابَهُمْ
inna ilainā iyābahum
Sungguh, kepada Kamilah mereka kembali,
ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ
ṡumma inna 'alainā ḥisābahum
Kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah membuat perhitungan atas mereka.
اِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِۗ
inna rabbaka labil-mirṣād
sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.
اِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتّٰىۗ
inna sa'yakum lasyattā
sungguh, usahamu memang beraneka macam.
اِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدٰىۖ
inna 'alainā lal-hudā
Sesungguhnya Kamilah yang memberi petunjuk,
وَاِنَّ لَنَا لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ
wa inna lanā lal-ākhirata wal-ụlā
dan sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia itu.
فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ
fa inna ma'al-'usri yusrā
Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan,
اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ
inna ma'al-'usri yusrā
sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.
كَلَّآ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَيَطْغٰىٓ ۙ
kallā innal-insāna layaṭgā
Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,
اِنَّ اِلٰى رَبِّكَ الرُّجْعٰىۗ
inna ilā rabbikar-ruj'ā
Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembalimu.
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
innā anzalnāhu fī lailatil-qadr
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya Al-Qur'an pada malam qadar.
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ
innallażīna kafarụ min ahlil-kitābi wal-musyrikīna fī nāri jahannama khālidīna fīhā, ulā`ika hum syarrul-bariyyah
Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik akan masuk ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ
innallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti ulā`ika hum khairul-bariyyah
Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk.
اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌ ۚ
innal-insāna lirabbihī lakanụd
Sungguh, manusia itu sangat ingkar, tidak bersyukur kepada Tuhannya,
وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ
wa innahụ 'alā żālika lasyahīd
Dan sesungguhnya dia manusia menyaksikan mengakui keingkarannya,
وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ ۗ
wa innahụ liḥubbil-khairi lasyadīd
dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.
اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌ
inna rabbahum bihim yauma`iżil lakhabīr
sungguh, Tuhan mereka pada hari itu Mahateliti terhadap keadaan mereka.
اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
innal-insāna lafī khusr
sungguh, manusia berada dalam kerugian,
اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ
innahā 'alaihim mu`ṣadah
Sungguh, api itu ditutup rapat atas diri mereka,