زَعَمَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اَنْ لَّنْ يُّبْعَثُوْاۗ قُلْ بَلٰى وَرَبِّيْ لَتُبْعَثُنَّ ثُمَّ لَتُنَبَّؤُنَّ بِمَا عَمِلْتُمْۗ وَذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌ
za'amallażīna kafarū al lay yub'aṡụ, qul balā wa rabbī latub'aṡunna ṡumma latunabba`unna bimā 'amiltum, wa żālika 'alallāhi yasīr
Orang-orang yang kafir mengira, bahwa mereka tidak akan dibangkitkan. Katakanlah Muhammad, “Tidak demikian, demi Tuhanku, kamu pasti dibangkitkan, kemudian diberitakan semua yang telah kamu kerjakan.” Dan yang demikian itu mudah bagi Allah.